Showing posts with label Sakit Gigi. Show all posts
Showing posts with label Sakit Gigi. Show all posts

Tips Merawat Sikat Gigi Supaya Terbebas dari Kuman

Salah satu perlengkapan yang wajib dimiliki oleh setiap orang adalah sikat gigi. Fungsi dari sikat gigi adalah untuk membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan yang kita kunyah. Kalau kita makan maka dapat dipastikan akan ada sisa - sisa dari makanan yang kalau tidak dibersihkan justru akan menjadi sumber penyakit. Jadi salah satu cara untuk membersihkannya dengan memakai sikat gigi.

Memang sangat penting menyikat gigi agar gigi kita putih dan bersih. Dan ingat, gigi yang putih dan bersih juga bisa menjaga penampilan kita. Tapi menjaga dan merawat sikat gigi juga menjadi penting mengingat sikat gigi inilah yang selalu berhubungan dengan gigi kita. Jika tidak dirawat dengan baik bukan tidak mungkin ia akan menjadi sumber berkembang biaknya kuman penyakit. Jadi jangan sampai lupa, menyikat gigi penting dan merawat sikat gigi sebagai alat untuk menyikat gigi juga sangat penting.


Dalam kesempatan posting artikel Tips Sehat kali ini saya akan share untuk anda cara menyimpan sikat gigi agar lebih sehat dan bebas dari berbagai kuman penyakit. Simak tipsnya berikut ini :


1. Jangan Menutup Sikat Gigi
Simpan sikat gigi dalam keadaan terbuka. Jika anda memiliki sikat gigi yang ada helmnya, buka saja. Lain halnya jika Anda yakin sikat gigi telah benar-benar kering setelah digunakan. Ingat ! Kuman akan mudah berkembang biak jika Bulu sikat masih basah

2. Tempatkan Sikat Gigi di tempat terbuka

Kenapa ? Agar suapa sikat gigi menjadi cepat kering dan terkena udara. Meletakkan sikat gigi di dalam lemari atau cabinet kecil tidak akan membuat sikat gigi anda bebas dari kuman. Malah Bakteri atau kuman lebih menyukai tempat yang gelap dan kekurangan udara.

3. Tempatkan Sikat Gigi Jauh dari WC dan wastafel

Jangan meletakkan sikat gigi di dekat WC dan wastafel. Saat Anda mem-flush wc sehabis buang air, maka akan menyebarlah kuman dan bakteri lewat udara dan sikat gigi akan terkena olehnya. Demikian juga dengan sikat gigi yang diletakkan dekat wastafel. Bisa terkena cipratan air atau sabun ketika Anda mencuci tangan.

4. Waktu Mengganti sikat gigi

Jangan terus menerus menggunakan sikat gigi dalam jangan waktu lama dengan satu buah sikat gigi saja. Gantilah segera dengan yang baru Ketika bulu sikat gigi Anda telah merenggang. Sangat tidak efektif jika anda masih mengguanakan sikat gigi yang lama. Setidak-tidaknya anda menggantinya setiap 3 bulan.

5. Sikat gigi jangan Pernah Dibagi-bagi

Satu sikat gigi hanya untuk satu orang. Jadi janganlah berbagi sikat gigi dengan orang lain walau dengan pasangan anda. Sikat gigi anda hanya untuk anda sendiri. Jika dalam keluarga ada 4 orang maka belilah 4 buah sikat gigi. Bahkan jangan sampai sikat gigi anda berdekatan dengan sikat gigi orang lain, karena kalau bersentuhan antar sikat gigi maka akan membuat kuman menyebar.

Demikianlah beberapa Tips Merawat Sikat Gigi anda agar Supaya Terbebas dari Kuman penyakit. Jika anda bisa melakukannya dengan baik maka insya Allah anda akan terbebas dari berbagai penyakit. Ingat ! Tindakan Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Semoga tetap sehat selalu.

Bahaya sakit Gigi pada Otak dan Jantung, Waspadalah !

Sebelumnya telah saya tulis beberapa cara alami untuk mencegah dan mengobati sakit gigi. Ternyata sakit gigi itu berbahaya pada jantung dan otak. Maka dari itu jangan sepelekan sakit gigi ya. Hal ini saya tahu setelah membaca artikel di blog marketing.co.id.

Sebagian besar orang menganggap sepele masalah perawatan gigi dan mulut. Padahal akibat infeksi bakteri pada gigi bahayanya sama dengan dengan kadar kolesterol tinggi dan perokok untuk penyakit jantung. Menurut seorang dokter gigi Alexander dari Dental Care Artha Gading, di dalam mulut seseorang terdapat sekitar 700 bakteri. Jadi apabila anda tidak rajin memelihara kesehatan gigi, kuman akan masuk ke aliran darah dan menimbulkan penyakit jantung. Saya sendiri tidak menyangka sedemikian parahnya.

Mulut adalah tempat paling kotor dalam tubuh manusia,” katanya. Mulut yang terserang oleh penyakit gigi dan gusi akan dipenuhi oleh bakteri. Sejumlah mikroorganisme ini terhimpun dalam plak yang lengket pada gigi. Hal ini Sangat berbahaya apabila mereka masuk dengan bebas ke dalam pembuluh darah. Jika pembuluh darah tersumbat, oksigen tidak sampai ke otak akan menyebabkan stroke. Plak pada gigi akan memungkinkan bermuara hingga ke otak atau jantung. Awalnya memang hanya sekedar gigi berlubang, tapi kemudian bakteri bisa menyerang katup maupun otot jantung.

Gejalanya bisa menyebabkan demam, bising jantung, pendarahan dibawah kulit bahkan penyumbatan pembuluh darahkecil di organ tubuh lainnya. Menurut  sebuah riset seseorang terkena sakit pada gusi memiliki risiko 2-3 kali lebih tinggi terkena serangan jantung dari pada orang yang memiliki gusi sehat. Alexander menekankan agar gigi tidak di cabut dalam keadaan sakit dan gusi bengkak. Jika dipaksa untuk dicabut, maka isi jarum suntik bisa bercampur dengan nanah. Maka dari situlah bakteri akan menyebar keseluruh tubuh lewat aliran darah. “Penyebab serangan jantung dan stroke bukan pengaruh saraf gigi, tapi karena bakteri yang kotor atau penyumbatan nanah pada saluran darah,” katanya.

Saat yang tepat untuk mencabut gigi adalah ketika sakit pada gigi telah mereda. Sebaliknya, dokter disarankan agar tidak menambal gigi pasien yang sedang sakit. Saat gigi mengalami infeksi, racun yang berasal dari tambalan gigi dapat menghilangkan sistem kekebalan tubuh yang menimbulkan penyakit degeneratif kronis di seluruh tubuh, katanya.

Jadi dengan penjelasan di atas semakin jelas bahwa betapa pentingnya memelihara dan menjaga kesehatan gigi. Ingat sekali lagi : Mencegah adalah lebih baik dari pada mengobati. Mau sakit gigi atau tidak ? He he he. Sama dengan saya, tidak mau sakit gigi yang ujung-ujungnya menderita sakit berikutnya yang lebih berbahaya lagi, otak dan jantung.